Sinopsis Novel Remaja ~ Mirror – Mirror On The Wall


Siang hari itu Karin pulang dari sekolah tetapi ia pulang dengan kaki yang penuh lumpur, ia pun segera membersihkan lumpur yang ada dikakinya itu, kalau tidak begitu kakaknya Lis bakalan marah besar ke Karin . Usai Karin membersihkan Karin segera beristirahat dikamarnya . Kelakuan Lis membuat Karin jengkel, memang semenjak ibu Karin meninggal Lis lah yang mengatur semua urusan rumah tangga. Semua yang ada dirumah Karin di atur oleh Lis , ayahnya tidak bisa berbuat apa-apa, ayahnya hanya bisa mengikuti peraturan yang di buat Lis begitu juga dengan Karin. Tak lama itu Karin menelepon sobatnya Shawn untuk datang kerumah Karin , sebelumnya Karin menceritakan kenapa sepatunya penuh dengan lumpur. Itu semua gara-gara Karin di serang oleh teman-temannya yang nakal. Mereka  mengerjai Karin , kaki Karin masuk ke dalam selokan sialnya pas kejadian itu ada Andre yang sedang lewat di depannya. Karin malu dia pulang dengan rasa malu.

Esok harinya Shawn dating ke rumah Karin , kebetulan Karin sedang beres-beres gudang dengan bi Sumi, Shawn menghampiri dan membantu mereka . Setengah jam mereka membersihkan gudang,  Karin menemukan mainan masa kecil Karin yang sudah rusak tetapi Karin juga menemukan cermin ukiran  yang bersandar di tembok, Karin penasaran dengan cermin itu , setahunya orang rumah tidak ada yang mempunyai cermin seperti itu mungkin saja itu cermin peninggalan Nini Karin. Karin dan Shawn membawa cermin itu ke kamarnya , Karin berpikiran kalau cermin itu ada jinnya. Malampun datang Karin penasaran dan takut juga dengan cermin yang di temukannya tadi, ia pun memegang permukaan cermin tersebut, tiba-tiba ada hal aneh yang terjadi Karin takut ia segera kembali ketempat tidur. Siang harinya ia menelepon Shawn untuk menceritakan hal aneh yang menimpanya kemarin malam, Shawn hanya bilang kalau itu hanya mimpi Karin tidak percaya. Tengah malam ia terbangun karena tenggorokannya kering, ia pergi kedapur untuk mengambil segelas air. Diletakannya gelas tersebut di meja kemudian Karin memandangi cermin itu kembali, tidak ada hal aneh lagi. Ternyata Shawn benar. Kemarin hanya mimpi

Sepulang sekolah Karin memikirkan  selebaran yang ia baca di papan pengumuman  tadi, ia teringat kata-kata Shawn bahwa ia punya bakat menyanyi, Tapi harapannya dirusak oleh Lisa yang membuat percaya diri Karin untuk mengikuti paduan suara hilang. Malam harinya ia terbangun gara-gara cermin itu bersinar lagi, Karin takut ia mengendap-endap menuju ke pintu , tapi sesaat ada suara wanita yang memanggilnya, seketika tubuh Karin merinding. Ia berusaha mengambil handle pintu tetapi usahanya sia-sia tubuh Karin terasa kaku, suara itu terus memanggil Karin, Karin pun menoleh dengan terpaksa dan menghampiri cermin tersebut , terlihat wajah Karin. Tetapi di suatu sisi tampak tiga wanita cantik di dalam cermin tersebut ,ketiga wanita itu berambut panjang dijalin belakang, menggunakan kebaya putih dan kain batik di kakinya. Ketiganya tersenyum padanya. Mereka membujuk Karin agar masuk kedalam cermin. Karin masuk kedalam cermin, ia disambut oleh salah satu dari ketiganya. Mereka bernama Nyi Rajadharma,Nyi Rasjasita, dan Nyi Rajasutri. Mereka berkata bahwa ia yang melindungi keluarga  Karin dan seluruh keturunannya. Mereka menyuruh Karin untuk memanggil salah satu nama dari mereka untuk meminta bantuan. Karin mengikuti perintah mereka. Siang hari Karin menceritakan semua yang terjadi kepada dirinya ke Shawn, tapi Shawn hanya menganggap itu khayalan Karin saja. Setelah bercerita  ia memanggil nama dari salah satu mereka, Karin pun masuk kedalam cermin itu, ia menceritakakan niatnya untuk mengikuti paduan suara , ketiga Nyi itu mendukung Karin, sedikit demi sedikit niat Karin bangkit

Pukul tiga sore ia terbangun, ia melihat jam weker tidak ada yang berubah selama ia ada di cermin. Karin bingung ia membalikan badan ketempat tidur tetapi tiba-tiba ada dua ekor macan yang sedang bertengkar di dekat pintu kamarnya, yang satu putih dan yang satunya hitam. Karin merasa sangat  ketakutan. Tetapi si putih berhasil menenangkan Karin. Si putih bernama Cangra dan si hitam bernama Wulung .Sekarang Cangra  menjelaskan bahwa dia dan  Wulung di tugaskan untuk melindungi Karin dari marabahaya . Karin semakin bingung dan pusing, ia menyarankan Cangra dan Wulung meninggalkannya sendiri. Mereka pun pergi, sebelumnya mereka menyarankan memanggil mereka kalau Karin ingin bergosip.

Sabtu sore Karin menemui Shawn di café, Shawn memberitahukan bahwa dua minggu lagi ia akan belangkat ke Belanda untuk pertukaran pelajar selama 6 bulan, Karin sedih mendengar kabar itu. Sesegera Karin menunggalkan café karena ia tak mau tambah sedih jika bertemu Shawn. Setelah mendengar itu dari Shawn, Karin tidak nafsu makan, ia seperti akan di tinggal pacarnya pergi. Karin mengalihkan pembicaraannya, ia Tanya kepada ayahnya tentang cermin yang ada di gudang, kata  ayahnya cermin itu kemungkinan milik Nini Karin. Setelah itu Karin menanyakan letak buku silsilah keluarganya, ia akan menyelidiki semua yang di bilang Nyi dan macan itu. Setelah membaca buku itu Karin memanggil Cangra dan Wulung, sekejap mereka muncul dihadapan Karin , Karin mengajak mereka untuk masuk kedalam cermin. Karin memanggil nama Nyi Rajadharma sekejap cermin itu berkabut,ketiganya menyambut Karin. Karin curhat kepada Nyi Rajadharma, ia bilang bahwa ia tidak jadi ikut audisi paduan suara, sekejap Nyi Rajadharma menatap Nyi Rajasutri dan Nyi Rajadharam menyuruh Karin untuk menyentuh tangan Nyi Rajasutri. Nyi Rajasutri memberikan keahlian menembangnya kepada Karin. Nyi Rajasutri memberikan bakatnya bukan memberikan keberaniannya kepada Karin. Karin percaya bahwa ia punya Keberanian. Cangra menyarankan kepada Karin kalau ia tidak boleh terlalu percaya terhadap Nyi-Nyi itu. Tapi Karin tak peduli dengan omongan Cangra. Sudah tiga hari Karin tidak menerima telpon dari Shawn. Ia menghindari Shawn. Senin lalu Karin menuliskan namanya di formulir audisi, ia terkejut karena daftar urutan pertama terpampang nama Ridha, ia tak tahu kalu Ridah punya bakat menyanyi juga. Karin beringinan bercerita ke Shawn kalau ia mendaftarkan diri di audisi, tapi Karin tidak peduli karena Shawn tidak akan melihat penampilannya.

Karin duduk di bangku untuk menunggu urutannya maju, ia dapat urutan no 25. Karin gugup, ia takut seperti peserta lainya yang tidak mampu mencapai ketentuan, giliran Ridha maju, ia dapat mencapai suara 2 oktaf, Karin member selamat ke Ridha. Nama Karin pun di sebutkan itu berarti waktu ia untuk maju, Ridha member semngat ke Karin, Karin gugup tapi ia akan berusaha, seiring grand piano mengiringi Karin , ia berhasil mencapai nada sampai 3 oktaf. Bu Sisca menyuruh Karin untuk menyanyikan lagu apa saja yang bernada tinggi,ia pun menyanyikan. Seusai audisi Karin menemui Bu Sisca. Ia di terima menjadi solois baru di paduan suara. Ia heran semua orang memberikan senyum kepada Karin, Karinpun membalasnya . Sampai di rumah ia mengunci kamar dan memanggil Cangra dan Wulung ia memastikan mereka tahu bahwa ia lolos audisi. Dan Karin  juga akan member tahu ketiga wanita cermin. Tapi langkahnya di hentikan oleh Cangra, Cangra menyarankan bahwa Karin jangan terlalu sering keluar masuk ke cermin itu, Karena itu akan membuatnya dalam bahaya, tapi Karin tidak memperdulikan saran Cangra. Karin tidak jadi memberitahu ketiga wanita cermin. Tapi ia akan memberitahu ayahnya, ketika ia akan memberitahu. Omongannya di potong oleh Lis, Lis memberitahukan bahwa Bang Jordan akan melamar Lis, ayahnya terkejut. Lis menceritakan kenapa bang Jordan ingin melamarnya, itu karena ibu Bang Jordan ingin melihat anak-anaknya nikah sebelum ia pergi, karena ibu Bang Jordan punya penyakit parah. Shawn menelepon Karin , Karin menceritakan kepada Shawn tentang pernikahan tetehnya. Dan Karin mengutus Shawn untuk dating sabtu sore ke rumah Karin, ia ingin menyampaikan kabar gembira . Sabtu sore Shawn dating ke rumah Karin, ia menceritakan tentang rencana pernikahan Lis, tapi sesaat Karin juga memberitahu bahwa Karin di terima jadi solois di paduan suara. Shawn kaget dan ikut senang mendengar kabar itu, tapi Karin juga menceritakan kekecewaannya karena ia tidak bias menceritakan hal ini kepada ayahnya, Shawn membujuknya agar memberitahukan kepada ayahnya besok atau malam ini. Ia pun memberitahukan ke ayahnya dan Lis ,tapi tanggapan dari Lis sangat membuat Karin sedih, ayahnya hanya diam saja.

Pagi hari Karin mendapat ejekkan dari Lisa, tapi Ridha membelanya. Ridha mengingatkan bahwa Karin tidak boleh makan gorengan dll. Minggu depan Karin akan tampil di depan Kepala sekolah, ia stress. Pulang sekolah ia mengambil es di dalam kulkas, setelah melahap habis tenggorokanKarin sakit, ia tidak bisa menyanyi. Ia pun menceritakan kabar itu kepada ketiga wanita cermin, Nyi Rajadharma bersedia untuk menggantikan Karin untuk menyanyi, Nyi Rajadharma menjelma menjadi Karin dan Karin berada di dalam cermin sampai Nyi Rajadharma kembali. Setelah kembali Nyi mengatakan penampilannya sukses, kepala sekolah memuji Karin begitu juga Andre cowok yang di sukai Karin. Karin menunggu email dari Shawn, dan ia mendapat e-mail darinya, Shawn menceritakan tentang teman-temannya. Dan Karin menceritakan tentang keberhasilannya.

***

Di koridor sekolah Karin berpapasan dengan Andre, Andre memberitahu kalau ia akan mengiringi Karin bernyanyi di pesta kenaikan kelas akhir semester nanti dansatu lagi Karin di undang ke pesta ulang tahun Andre. Karin diharuskan dating, karena ia tamu special Andre. Malam harinya Karin dating dengan Ridha, Karin memberikan kado yang gak sebagus tamu undangan yang lainnya,Karin merasa minder. Karin dating ke Andre dan mengucapkan selamat ulang tahu, waktu itu di samping Andre ada Alicia teman kecil Andre yang sedang member ciuman kecil di pipi Andre . Andre meminta Karin untuk menyayikan lagu Happy Birthday  untuk Andre. Karin pun menyanyikannya. Andre terpukau dengan Karin, itu pertanda Andre menyukai Karin. Semenjak itu Andre sering mengajak Karin untuk makan bareng dia. Karin pun bersedia. Ia meninggalkan Shawn dan teman-temannya yang lainnya. Ia hanya peduli dengan Andre, setiap harinya ia bersama Andre.

Sampai suatu hari Shawn mengetahui bahaya yang akan menyerang Karin, ia memberitahukan kepada Lis. Tapi semua itu terlambat ternyata penghuni cermin itu ingin mencelakakan Karin, Lis ingin menolong Karin tiba-tiba mucul empat ekor macan yang akan memusnahkan ketiga Nyi tersebut. Sampai akhirnya ketiga Nyi tersebut lenyap bersama dengan cerminnya, cermin itu hancur menjadi berkeping-keping. Karin selamat, Shawn dan Lis langsung memeluk Karin.

Karin menatap penonton di aula besar yang di penuhi guru dan orang-orang yang di cintainya.Karin segera menyanyikan lagu di iringi denga petikkan gitar Andre. Ia membuat penonton terpukau dengan suaranya. Selesai Karin bernyanyi ia bahagia sekali Karena akhirnya Ayah dan Lis memujinya juga, prestasi akademiknya pun meningkat karena sering belajar bersama Ridha. Shawn segera mengajak Karin pulang, tetapi tiba-tiba Andre memanggil Karin, dan mereka berbincang-bincang, tak lama Andre tiba-tiba meminta Karin untuk menjadi ceweknya, Karin langsung menjawab Nggak, ia bilang begitu karena masih banyak cewek yang lebih daripada dia. Andre pun mengerti maksudnya, akhirnya mereka memutuskan untuk berteman saja. Karin segera kembali ke parkiran untuk pulang bersama Shawn. Ia lebih memilih sahabatnya dari pada ia mempunyai pacar. Dan kini ia melewati hari-harinya seperti biasanya.

Comment here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: