Sinopsis Novel Remaja – CONFEITO


Sinopsis Novel Remaja Indonesia

Judul Buku         : Confeito

Penulis         : Windhy Puspitadewi

Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal buku         : 208 halaman ; 20 cm

Cetakan         : Jakarta, Mei 2005

  • Unsur Intrinstik :
  1. Tema          : Kisah-kisah Persahabatan Remaja
  2. Tokoh dan     :

Perwatakan

  1. Hana     : Cuek, pelupa, baik dan bercita-cita menjadi penulis
  2. Ridwan     : Playboy, baik, cakep dan kaya
  3. Seta     : Kutu Buku, pendiam dan meanggap nilai ujian adalah segala-galanya
  4. Leo     : Bijak, berwibawa,  dan menjadi tempat curhat teman-temannya
  5. Angga     : Cowok jayus, baik, romantis, suka menolong tanpa pamrih dan selalu mementingkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan suka melucu
  6. Papa Hana     : Selalu memaksa Hana masuk jurusan Teknik Mesin

I

In Hana’s Eyes – My Favourite Mistake

Papa Hana memberi pilihan pertama kepadanya yaitu harus jurusan Teknik Mesin. Tetapi Hana menolaknya, karena Hana memilih jurusan Akutansi. Papa Hana membolehkan tetapi jurusan Akutansi menjadi pilihan kedua dan pilihan pertama tetap jurusan Teknik Mesin. Hana tetap menolak, karena di Teknik Mesin isinya cowok semua, Hana menyuruh Papanya yang masuk Teknik Mesin karena memaksa Hana terus-terusan. Hana berharap tidak lolos Teknik Mesin dan Papanya tidak akan memberi uang saku lagi seumur hidup jika tidak lolos.

***

Enam bulan kemudian. Doa orangtuanya terkabul, ia menjadi Mahasiswi jurusan Teknik Mesin disalah satu Universitas di Jakarta. Namanya Hanacaraka Datasawala Padhajayanya Magabatanga. Nama itu pemberian dari kakeknya. Kalian bisa memanggilnya dengan nama apa saja, “ Hana”, “Naca”, “Cara”, “Data”, ataupun “Nya”. Ia memiliki hobi menulis, membaca komik jepang (manga), dan menonton anime. Berbicara tentang masalah keterpaksaan mengambil jurusan Teknik Mesin, awalnya ia merasa apa yang ia lakukan adalah kesalahan besar. Tetapi entah sejak kapan kesalahan itu sudah tidak ia anggap.

Tiba-tiba terdengar suara seseorang dari belakang yang memanggil Hana. Ia menoleh dan dihadapannya ada seorang cowok berkacamata bulat dengan rambut berantakan yang sedang terengah-engah. Cowok itu mencari Hana untuk mengajaknya ke Java Café, tetapi Hana hampir lupa akan perjanjian dengan sahabatnya untuk pergi ke Java Café ditraktir Ridwan. Ternyata Hana sudah ditunggu sahabatnya di lapangan parkir disebrang gedung kampus. Hana langsung mengambil tasnya dan bergegas menuju lapangan parkir. Sekarang Hana ingat, kapan tepatnya ia merasa tidak keberatan masuk jurusan Teknik Mesin, bahkan ia menganggap sebagai “MY FAVOURITE MISTAKE”, yaitu semenjak ia bertemu dengan empat orang temannya ini. Semua akibat dari hukuman yang harus ia terima akibat terlambat datang OSPEK karena terlalu malas bangun pagi. Ternyata selain Hana, masih ada empat orang pada hari itu yang mengalami nasib serupa. Akhirnya mereka diharuskan membantu penjaga gedung membersihkan toilet kampus seharian penuh, sungguh kejamnya. Tapi sejak kejadian itu mereka menjadi sahabat dan tak terpisahkan sampai dengan sekarang.

 

2 Comments (+add yours?)

  1. pio
    Aug 29, 2012 @ 13:13:44

    Bagus ceritanya, bisa mnjdi motifator buat diri ku n shbt” ku😀

    Reply

Comment here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: